Written by Herald

Komentator Bayaran

Matanya awas menatap setiap huruf di layar smartphone, merujuk pada situs berita terkemuka.

Ketika susunan huruf itu membentuk sebuah nama, matanya membelalak.

“Ini dia!” 

Jemarinya bergerak cepat. Terbiasa ia mengetik kalimat.

Tanda seru.

Capslock.

Huruf membentuk kata, kata membentuk kalimat, kalimat membentuk sebuah opini singkat (terkadang panjang, terkadang tersisip kata-kata yang tak pantas tertulis), opini singkat yang berisi hujatan, amarah, dan kebencian.

Tak masalah ia dengan apa yang ia perbuat.

Semakin banyak komentar, semakin jatuh si empunya nama, semakin pundi-pundinya terisi.

Tak peduli ia dengan dampak dari barisan huruf yang ia ketik.

Apakah akan ada yang dirugikan

Entah terjadi perang

Entah akan ada yang saling bunuh

Entah… suatu hari nanti ia akan mendapat balasan atas apa yang diperbuatnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s