Akhirnya sang maestro of piano rock merilis album ketiga, tepat tiga tahun setelah peluncuran album keduanya, The Glass Passenger. Secara keseluruhan People and Things cukup mewakili posisi Jack’s Mannequin saat ini yang tengah bertengger dalam sebuah major label, Warner Bros Record. Sama seperti kebanyakan musisi dalam sebuah mainstream industry, semakin banyak album yang mereka buat maka semakin membingungkan konsep album tersebut. LOL. Bandingkan saja album ini dengan album perdana Andrew McMahon, Everything in Transit pada tahun 2005. Saya sebagai seorang fans Jack’s Mannequin cukup mengenal bagaimana pergerakan musik band asal Orange County, California ini. Di album pertama, nuansa piano rock sangat mendominasi seluruh track. Permainan piano yang dipadu dengan lirik yang menyentuh hati *halah* membuat saya menggagumi keseluruhan isi album ini. Menurut saya inilah album yang benar-benar “berbicara” tentang isi hati si musisi dari sekian banyak album yang saya dengarkan. Kemudian, The Glass Passenger, album kedua, dirilis pada tahun 2008. Konsep album kedua ini sedikit mengejutkan, karena harapan akan adanya aliran yang sama seperti album pertama telah sirna dengan adanya penambahan upbeat melody di beberapa track, walaupun berbeda konsep namun album ini terdengar lebih berwarna dengan liriknya yang lebih dewasa. People and Things, memang lebih mengejutkan untuk didengar.

Seperti membuka sebuah kotak hadiah yang hanya berisi ucapan selamat dalam selembar kertas. Menurut saya, ada banyak pergeseran dalam album ini karena Andrew McMahon hanya bermain piano secara full di beberapa track saja seperti Casting Lines, Hey Hey Hey (We’re all gonna die), Amy I dan Amelia Jean. Sebuah pengurangan porsi piano yang signifikan mengingat Jack’s Mannequin yang saya kenal adalah sebuah band yang notabene tidak jauh dari unsur permainan piano Andrew McMahon. Jika album kedua terdengar lebih berwarna, maka album ini terdengar lebih random. Restless Dream, sebuah track akustik yang diiringi oleh permainan gitar cukup berbicara bagaimana Jack’s Mannequin telah menjadi sebuah band dengan arah yang sedikit melenceng dari harapan ‘umum’ para pendengar. Bahkan nuansa yang terdengar dari album ini terasa tidak jauh berbeda dari album-album Five For Fighting sebuah band piano rock lainnya yang dipelopori oleh John Ondrasik, sangat dinamis dan sangat Amerika sekali. Hehe. Yang paling unik, ternyata setiap track dalam album ini telah mempunyai sebuah video klip yang dibuat seperti film pendek. Dan thanks for Jack’s Mannequin, setelah mengupas habis seluruh track dalam album ini saya merasa ditarik kembali dari lembah nyaman “asia timur” ke peradaban Amerika modern, ke dalam semangat Amerika yang saya dapat ketika kuliah dulu.
Recommended tracks: Platform Fire, Restless Dream.
wah.. aku kalah cepat ama kamu nih Ren. dulu jg pngen review nih album, tp belum sempet2..
nice review by the way.. aku juga merasakan hal yang sama dengan tulisan di atas..
album ini terkesan datar dan biasa2 saja.. lagu2nya bagus sih, tp tidak luar biasa layaknya album pertama, kedua, dan Dear Jack EP. dan betul sekali, ciri musik JM sepertinya sedikit hilang. baru kali ini, lagu JM cuman diiringi gitar akustik semata. sangat sangat bukan Jack’s Mannequin menurut aku..
selanjutnya, Amy, I dan Amerlia Jean, lagu favoritku di album ini. lagu yang terkesan sangat sangat pop. bagus sih. tp tetap saja sangat nge-POP. My Racing Thoughts, tipikal single musik mainstream banget. bagus juga, tp masih kalah jauh dari The Mixed Tape dan The Resolution. mungkin Television adalah penyelamat di album ini. gak tau kenapa, tapi lagunya bisa memberikan semangat dan inspirasi tersendiri saat mendengarkannya.
kesimpulannya, People and Things adalah album yang bagus, namun sayang sekali masih ada album keluaran tahun 2011 yang ternyata lebih bagus dari album ini..
yupp…. bener ndra.. ada yang aneh dgn album ini… hhh
lagu-lagu nya catchy, enak dicerna, liriknya masih bagus… tapi piano nya hampir hilang…
bener… malah terkesan kaya band tahun 1980an.
kalo aku sih suka Platform Fire ndra, komposisi musiknya bagus.. ada suara organ nya ya kl gak salah
btw, yg di luar album ini kaya Keep Rising, No Men for… *lupa judulnya*, Dancing with the Gun ternyata bagus lho ndra. cek aja di youtube..
album apa yg bisa ngalahin JM?
Platform Fire ya??? hmm.. betul juga sih. lagunya lumayan.
wah aku malah belum denger lagu yang diluar album. oke deh ntar aku cek.. thanks Ren.
album Vanessa Carlton yang Rabbits on the Run lebih bagus dari People and Things Ren.. selain itu, The Subways yg album Money and Celebrity juga bagus. gak nyangka aku sebelumnya.. The Submarines, yg album 2011 juga bagus. yg pasti, People and Things mungkin bukan menjadi album terbaik tahun 2011. hehe
iya platform fire keren kalo menurutku… hhh… kl dibagi-bagi per bar *halah* komposisi musiknya paling pas di album ini, gak monoton walaupun piano gak terlalu kelihatan.
yg di luar album juga bagus sih, kayak balik ke Something Cooperate ndra… hhh
iya, JM bukan album terbaik tapi tetep keren kok.
woh, vanessa carltron. iya deh, ntar ak coba cek jg yak
“ditarik dari lembah nyaman asia timur” wkwkwwkk, sekarang kembali ke main platform ya mbak ? hahaha, ijin sedot lagi ah. urusan harddisk penuh belakangan aja
hahaa… iya sih, habis kebanyakan jepun nya sekarang :hammer
iya sipp… download dari album pertama aja dan, ntar keliatan bedanya